Festival Perahu Naga Disambut dengan Aroma Zongzi | Pengumuman Hari Libur 2026

Kisah Festival Perahu Naga yang Berusia Ribuan Tahun

Terdapat banyak versi berbeda mengenai asal usul Festival Perahu Naga. Ada yang mengatakan festival ini memperingati Qu Yuan, ada pula yang mengatakan untuk menghormati Wu Zixu, dan ada pula yang menyebut "hari kelima bulan kelima" sebagai "hari yang buruk". Namun, kepercayaan yang paling diterima secara luas di kalangan masyarakat adalah bahwa festival ini terkait erat dengan kisah Qu Yuan.

Pada tahun 278 SM, pasukan Qin merebut Ying, ibu kota Negara Chu. Qu Yuan, yang saat itu berusia enam puluhan, diliputi keputusasaan. Pengabdian seumur hidupnya untuk melayani negaranya dan keinginannya yang kuat untuk menyelamatkannya telah sia-sia. Dalam kesedihannya, ia memeluk sebuah batu besar dan melemparkan dirinya ke Sungai Miluo di dekat Changsha, Provinsi Hunan saat ini.

Penduduk setempat sangat mengagumi patriotisme Qu Yuan. Setelah mendengar kematiannya, mereka bergegas naik perahu ke Sungai Miluo untuk mencarinya. Orang-orang juga secara spontan melemparkan bola-bola nasi, telur, dan makanan lainnya ke sungai, berharap ikan dan udang akan memakannya sampai kenyang dan membiarkan tubuh Qu Yuan tidak terluka. Beberapa orang menuangkan anggur realgar ke sungai, berharap dapat memabukkan naga dan binatang air. Karena khawatir bola-bola nasi akan dimakan oleh naga, orang-orang membungkus nasi dengan daun dan mengikatnya dengan benang sutra berwarna — sebuah praktik yang secara bertahap berkembang menjadi tradisi pembuatan zongzi.

Sejak saat itu, setiap tahun pada hari kelima bulan kelima kalender lunar, adat istiadatbalap perahu naga, makan zongzi, Danminum anggur realgartelah dilaksanakan untuk menghormati mendiang penyair patriotik besar Qu Yuan.


Waktu posting: 18 Juni 2026