Apakah Anda memberikan penawaran ekspor yang terlalu rendah? Pertama, pahami perhitungan "Pengecualian, Kredit, dan Pengembalian Dana".

Pada kuartal pertama, ekspor Tiongkok jauh melebihi ekspektasi, dan banyak bisnis mengalami pertumbuhan pesat dalam operasi ekspor mereka. Baru-baru ini, banyak klien manufaktur bertanya tentang pengembalian pajak ekspor, ingin memahami sistem tersebut agar mereka dapat menetapkan harga penawaran mereka dengan percaya diri.

1. Apa saja yang sebenarnya tercakup dalam pengembalian dana tersebut?

Pengembalian dana tersebut bukan untuk harga jual barang Anda. Ini untuk PPN yang Anda bayarkan atas bahan baku, utilitas, dan biaya operasional produksi.

Sederhananya:Untuk pajak yang Anda bayarkan selama produksi, pemerintah akan mengembalikan sebagiannya saat Anda melakukan ekspor.

2. Tiga angka kunci menentukan jumlah pengembalian dana Anda.

① Batas Pengembalian Dana Maksimum Nilai Ekspor (FOB) × Tingkat Pengembalian Dana
② Jumlah Pengembalian Dana Maksimum untuk Periode Tersebut Pajak Masukan − Pajak Keluaran Domestik − Bagian yang Tidak Dapat Dikreditkan
③ Pengembalian Dana Aktual Itulebih kecildari dua angka di atas
Ingat:Pengembalian pajak bukanlah apa pun yang Anda inginkan — "kredit pajak masukan berlebih" Anda yang menentukan hasilnya. Biaya menentukan pajak masukan, pajak masukan menentukan kredit berlebih, dan kredit berlebih menentukan berapa banyak yang sebenarnya dapat Anda peroleh kembali.

3. Contoh langkah demi langkah: Dari biaya hingga pajak masukan hingga pengembalian dana

Asumsi:

  • Biaya produk: RMB 80/unit (Bahan baku 60 + Tenaga kerja 10 + Biaya overhead manufaktur 10)
  • Volume ekspor: 10.000 unit
  • Harga FOB: RMB 120/unit
  • Tarif PPN yang berlaku: 13%, Tingkat pengembalian: 10%
  • Tidak ada penjualan domestik, tidak ada barang bebas bea.
  • Semua biaya didukung oleh faktur PPN sebesar 13%.

Batas Pengembalian Dana Maksimum:RMB 120 × 10.000 unit × 10% =RMB 120.000
Kredit Input Berlebih untuk periode tersebut:RMB 91.000 − 36.000 =RMB 55.000(lihat perhitungan di bawah)
Pengembalian Dana Aktual: RMB 55.000(karena kelebihan kredit lebih kecil daripada batas maksimal)

1) Hitung total PPN masukan untuk periode tersebut (diperoleh dari biaya)

  • PPN masukan atas bahan baku: RMB 60 × 10.000 × 13% = RMB 78.000
  • PPN masukan atas biaya utilitas/overhead manufaktur: RMB 10 × 10.000 × 13% = RMB 13.000
  • Tenaga kerja tidak dikenakan PPN masukan.
  • Total PPN masukan untuk periode tersebut: RMB 91.000(semuanya didukung oleh faktur PPN yang sah)

2) Hitunglah “bagian yang tidak dapat dikreditkan” (ditambahkan kembali ke biaya)

  • Selisih antara tarif yang berlaku dan tarif pengembalian dana: 13% − 10% = 3%
  • Nilai FOB total: RMB 120 × 10.000 = RMB 1.200.000 (dasar untuk batas pengembalian dana)
  • Bagian yang tidak dapat dikreditkan = RMB 1.200.000 × 3% = RMB 36.000(jumlah ini dipindahkan dari pajak masukan dan ditambahkan ke biaya)

3) Hitunglah kelebihan kredit input untuk periode tersebut

  • Tidak ada penjualan domestik, jadi PPN keluaran = 0
  • Kelebihan kredit = RMB 91.000 − 36.000 = RMB 55.000

4) Hitung batas pengembalian dana maksimum

  • Jumlah Pembebasan, Kredit, dan Pengembalian Dana (ECR) = RMB 1.200.000 × 10% =RMB 120.000

5) Hitung pengembalian dana aktual untuk periode tersebut

  • Jumlah yang dapat dikembalikan = MIN(RMB 120.000, RMB 55.000) =RMB 55.000
Kesimpulan:Untuk total biaya bulanan sebesar RMB 800.000, pengembalian dana sebenarnya adalah RMB 55.000 — ditentukan oleh jumlah kredit masukan berlebih.

4. Dua poin penting yang perlu diperhatikan oleh pemilik bisnis

  • Saat memberikan penawaran harga, jangan hanya melihat "tingkat pengembalian pajak sebesar 10%." Anda perlu melihat berapa banyak pajak masukan yang terkandung dalam biaya Anda.
  • Jumlah pengembalian dana ≠ Nilai ekspor × Tingkat pengembalian dana.Dalam kebanyakan kasus, pengembalian dana dibatasi oleh struktur biaya aktual Anda.

5. Peringatan singkat untuk para profesional keuangan baru

Berhati-hatilah dengan“perbedaan antara tarif yang berlaku dan tarif pengembalian dana”(13% − 10% dalam contoh ini). Bagian tersebut harus dipindahkan dari pajak masukan. Jika Anda melewatkan langkah ini, perhitungan kelebihan kredit Anda akan salah, dan pengembalian dana Anda akan tidak benar.

6. Aturan praktis yang disederhanakan (perkiraan berdasarkan biaya)

Dalam praktiknya, jika margin kotor dan tingkat pengembalian dana Anda relatif stabil, Anda dapat memperkirakan pengembalian dana berdasarkan biaya:

Estimasi pengembalian dana ≈ Biaya × Tarif PPN yang berlaku × (1 − Selisih / Tarif yang berlaku)

Menggunakan contoh di atas:

RMB 800.000 × 13% × (1 − 3% / 13%) ≈RMB 55.000(sesuai dengan perhitungan sebenarnya)

7. Bagaimana jika tingkat pengembalian dana sama dengan tarif PPN yang berlaku?

Anggaplah contoh yang sama, tetapi dengan tingkat pengembalian dana sebesar 13% (bukan 10%), dengan tetap mempertahankan semua kondisi lainnya.

  • Batas pengembalian dana maksimum (berdasarkan FOB): tetap RMB 120.000
  • Saldo kredit masukan berlebih untuk periode ini: RMB 91.000 (tidak ada jumlah yang perlu ditransfer keluar)
Karena jumlah yang dapat dikembalikan = MIN(RMB 120.000, RMB 91.000), maka pengembalian dana sebenarnya adalahRMB 91.000.

8. Kasus khusus: Ketika kelebihan kredit melebihi batas pengembalian dana

Biasanya, pengembalian dana tidak dapat melebihi batas yang dihitung dari nilai ekspor FOB.

Namun, ada skenario di mana kelebihan kredit pajak masukan lebih besar daripada batas pengembalian dana. Dalam hal ini, aturan "yang lebih kecil di antara keduanya" berarti pengembalian dana Anda yang sebenarnya dibatasi hingga batas tersebut.

Jumlah yang dapat dikembalikan = MIN(Batas Pengembalian Dana, Kelebihan Kredit Masukan) = Batas Pengembalian Dana

Jika Anda mengikuti logikanya, Anda mungkin bisa memikirkan kapan hal ini bisa terjadi. Silakan tinggalkan pendapat Anda di kolom komentar.


Waktu posting: 05 Juni 2026