Proses ekspor barang berbahaya melalui jalur laut dari Pelabuhan Taicang

A. Persiapan sebelum pemesanan (7 hari kerja sebelumnya) dokumen yang diperlukan

a. Surat Otorisasi Pengiriman Kargo Laut (termasuk nama produk dalam bahasa Mandarin dan Inggris, kode HS, tingkat barang berbahaya, nomor UN, detail pengemasan, dan informasi pemesanan kargo lainnya)

b. MSDS (Lembar Data Teknis Keselamatan, 16 item lengkap diperlukan) dalam bahasa Mandarin dan Inggris berlaku selama lima tahun.

c. Laporan Penilaian Kondisi Transportasi Barang (berlaku untuk tahun berjalan)

d. Hasil Identifikasi Penggunaan Kemasan Barang Berbahaya (dalam periode berlaku)

e. Pemesanan memerlukan pengisian formulir aplikasi pemesanan sesuai dengan persyaratan perusahaan pelayaran yang berbeda, seperti contoh template berikut:

1) NOMOR REFERENSI PEMESANAN:

2) VSL/VOY:

3) POL/POD (JIKA TERLIBAT T/S, MOHON TANDAI): TAICANG

4) PELABUHAN PENGIRIMAN:

5) JANGKA WAKTU (CY ATAU CFS):

6) NAMA PENGIRIMAN YANG TEPAT:

7) NAMA KIMIA YANG TEPAT (JIKA DIPERLUKAN):

8) NOMOR & JENIS KEMASAN (LUAR & DALAM):

9) BERAT BERSIH/BERAT KOTOR:

10) JUMLAH, UKURAN, DAN JENIS WADAH:

11) IMO/UN NO.:9/2211

12) KELOMPOK PENGEMASAN:Ⅲ

13) EMS

14) MFAG

15) FLASH PT:

16) KONTAK DARURAT: TELP:

17) POLUTAN LAUT

18) LABEL/SUB LABEL:

19) NOMOR KEMASAN:

 

Persyaratan utama:

Informasi pemesanan tidak dapat diubah setelah konfirmasi, dan perlu dikonfirmasi terlebih dahulu apakah pelabuhan dan perusahaan pelayaran menerima jenis barang berbahaya ini, serta pembatasan pada pelabuhan transit.

34

B,Deklarasi barang berbahaya untuk pengemasan

Setelah mendapat persetujuan dari perusahaan pelayaran, informasi alokasi awal akan dikirimkan kepada agen pemesanan. Sesuai dengan batas waktu yang ditentukan oleh perusahaan pelayaran, perlu dilakukan pengaturan deklarasi pengemasan terlebih dahulu.

1. Pertama, berkomunikasi dan bernegosiasi dengan pelanggan mengenai waktu pengemasan, dan setelah menentukan jadwal waktu yang memenuhi persyaratan pelanggan, atur agar kendaraan pengangkut barang berbahaya mengambil barang tepat waktu. Pada saat yang sama, berkoordinasi dengan dermaga untuk membuat janji temu masuk pelabuhan. Untuk barang yang tidak dapat disimpan di dermaga, barang tersebut perlu diangkat ke tumpukan barang berbahaya, dan kemudian tumpukan barang berbahaya tersebut harus diatur agar barang diangkut ke dermaga untuk dimuat. Sesuai dengan persyaratan deklarasi maritim, pelatihan profesional dan pengawas pemuatan yang berkualifikasi (pengawas pemuatan harus telah mengikuti ujian maritim dan memperoleh sertifikat, serta telah menyelesaikan pendaftaran dengan Taicang Maritime) harus diatur untuk operasi pemuatan.

2. Selama proses pengemasan, perlu dilakukan pengambilan foto yang cermat, termasuk tiga foto bersama pengawas sebelum, selama, dan setelah pengemasan, untuk memastikan bahwa seluruh proses pengemasan dapat dilacak.

3. Setelah semua pekerjaan pengemasan selesai, perlu dilakukan deklarasi barang berbahaya kepada departemen maritim. Pada tahap ini, serangkaian dokumen yang akurat dan lengkap harus diberikan, termasuk “Formulir Deklarasi Keamanan dan Kesesuaian”, “MSDS dalam bahasa Mandarin dan Inggris”, “Formulir Hasil Identifikasi untuk Penggunaan Pengemasan Barang Berbahaya”, “Laporan Identifikasi Kondisi Transportasi Barang”, “Sertifikat Pengemasan”, dan foto pengemasan.

4. Setelah mendapatkan persetujuan maritim, “Deklarasi Pengangkutan Barang Berbahaya/Barang Berbahaya Pencemaran yang Aman dan Sesuai” harus segera dikirimkan kepada agen pengiriman dan perusahaan untuk memastikan kelancaran seluruh proses dan penyampaian informasi yang efektif.

35

C. Proses bea cukai di atas kapal memerlukan dokumen-dokumen berikut untuk deklarasi barang berbahaya.

a. Faktur: Faktur komersial formal yang memberikan informasi transaksi secara rinci.

b. Daftar kemasan: Daftar kemasan yang jelas yang menyajikan kemasan dan isi barang.

c. Formulir otorisasi deklarasi bea cukai atau otorisasi elektronik: surat kuasa formal yang memberi wewenang kepada pialang bea cukai profesional untuk menangani prosedur deklarasi bea cukai, yang dapat berupa bentuk elektronik.

d. Draf formulir deklarasi ekspor: formulir deklarasi ekspor yang telah diisi sebelumnya, digunakan untuk persiapan dan verifikasi sebelum deklarasi kepabeanan.

e. Unsur-unsur deklarasi: Informasi deklarasi kargo yang komprehensif dan akurat, termasuk namun tidak terbatas pada unsur-unsur penting seperti nama produk, spesifikasi, kuantitas, dan lain sebagainya.

f. Buku besar elektronik ekspor: Bahan kimia berbahaya memerlukan buku besar elektronik ekspor, yang merupakan persyaratan peraturan untuk barang berbahaya tetapi tidak diklasifikasikan sebagai bahan kimia berbahaya. Jika melibatkan B, buku besar elektronik ekspor juga diperlukan.

g. Jika diperlukan pemeriksaan bea cukai, maka perlu juga menyediakan “Deklarasi Keamanan dan Kesesuaian untuk Pengangkutan”, “MSDS dalam bahasa Mandarin dan Inggris”, “Hasil Identifikasi Penggunaan Kemasan Barang Berbahaya”, dan “Laporan Identifikasi Kondisi Pengangkutan Barang”.

Setelah proses bea cukai selesai, berikan bill of lading dan lepaskan barang sesuai dengan persyaratan pelanggan.
Di atas adalah proses ekspor barang berbahaya di Pelabuhan Taicang.

Perusahaan kami mengkhususkan diri dalam menyediakan layanan deklarasi maritim, bea cukai, dan pemesanan barang berbahaya di Pelabuhan Taicang. Silakan hubungi kami jika diperlukan.


Waktu posting: 30 September 2025